Kamis, 05 April 2018

Food Terminology

1. Bulgogi

 Bulgogi (bahasa korea api, dan 고기 daging) adalah olahan daging asal Korea. Daging yang digunakan antara lain daging sirloin atau bagian daging sapi pilihan.Bumbu bulgogi adalah campuran kecap asin dan gula ditambah rempah lain bergantung pada resep dan daerah di Korea. Sebelum dimakan, daun selada digunakan untuk membungkus bulgogi bersama kimchi, bawang putih, atau bumbu penyedap lain.
Di Jepang, makanan yang sejenis disebut Yakiniku. Dibandingkan dengan Yakiniku, bumbu daging untuk bulgogi dibuat lebih manis. Air pada bumbu cukup banyak sehingga daging tidak dipanggang di atas plat besi (teppan), melainkan di atas panci datar.

2. Galbi atau Galbi-gui





Galbi atau Galbi-gui adalah masakan Korea berupa daging iga sapi panggang yang dipotong pendek-pendek. Dalam bahasa Korea, galbi berarti iga (short ribs) atau daging yang ada di sekitar tulang iga. Terkadang, makanan ini juga bisa dibuat dengan memakai iga babi. Galbi bisa dibumbui atau dimasak tanpa bumbu. Bila dibumbui, biasanya daging iga direndam di dalam saus yang terbuat dari sari buah pir asia, arak beras, kecap asin, bawang putih, minyak wijen, dan gula. Saus ini bisa dibuat lebih pedas atau lebih jernih sesuai selera.

 3. Samgyeopsal
 
Samgyeopsal (삼겹살 ) adalah masakan Korea berupa panggang daging perut babi yang berlemak dan tebal. Daging biasanya tidak dibumbui, dan dipanggang sendiri di atas pemanggang yang ada di meja rumah makan. Setelah matang, daging dimakan setelah dicelup ke dalam saus pedas.
Arti harfiah dari samgyeopsal adalah tiga lapis daging, "tiga (sam
) lapis (gyeop) daging (sal;)," karena daging bagian perut babi terlihat seperti berlapis tiga. Ada pula daging berlapis lima yang disebut ogyeopsal (오겹살), o berarti "lima".

4. Hoe

 Hoe adalah istilah umum untuk berbagai makanan Korea berupa potongan terbaik ikan segar atau daging yang tidak dimasak. Saengseon hoe (생선회,生鮮膾) adalah irisan tipis daging ikan segar atau makanan laut lainnya (serupa dengan sashimi). Yukhoe (육회,肉膾) adalah daging sapi mentah yang diberi bumbu kecap asin,  gochujan, minyak wijen, dan arak beras. Gan hoe (간회,肝膾) adalah hati sapi mentah yang dibumbui minyak wijen dan garam. Hongeohoe (홍어회洪魚膾) adalah irisan daging ikan pari yang sebelumnya disimpan di dalam guci hingga terfermentasi.
Saus cocol untuk saengseon hoe disebut chogochujang (초고추장) yang dibuat dari gochujang dan cuka. Sebelum dimakan, hoe bisa diberi wasabi atau dicocol ke saus chogochujang atau ssamjang (쌈장), dan dibungkus dengan daun perila atau daun selada. Sewaktu dihidangkan,

  5. Budae Jijigae

 Budae Jijigae (harafiah: sup pangkalan militer) adalah masakan Korea yang dibuat dari sup yang dimasak dengan ham dan daging kalengan.
Masakan ini bermula pada saat berakhirnya Perang Korea ketika rakyat kekurangan bahan pangan. Pada saat itu rakyat yang tinggal di Uijeongbu, provinsi Gyeonggi, memanfaatkan kelebihan bahan makanan dari pangkalan militer Amerika Serikat yang berupa daging kalengan dan ham. Mereka mengkombinasikan bahan-bahan ini dengan kuah masakan Korea yang berbumbu gochujang yang pedas dan merebusnya dalam panci besar.Lama kelamaan masakan baru yang sederhana dan mudah dibuat ini menjadi terkenal dan sering diasosiasikan dengan kota Uijeongbu sehingga disebut juga dengan uijeongbu jjigae.

6. Haejangguk
Haejangguk (해장국) adalah jenis Guk. Pada zaman dahulu, haejangguk dimakan untuk menyadarkan diri dari rasa mabuk akibat minum sul, sehingga dinamakan juga sulguk ("sup minuman keras"). Lama-kelamaan, haejangguk dikenal sebagai hidangan populer di malam hari. Haejangguk tertulis dalam buku masak Dinasti Joseon tahun 1600-an dengan nama seongjutang yang disantap guna menyadarkan orang dari mabuk. Walau berasal dari Joseon, resep aslinya tak diketahui. 

7. Kimchi



 Kimchi adalah makanan tradisional Korea, salah satu jenis asinan sayur hasil fermentasi yang diberi bumbu pedas. Setelah digarami dan dicuci, sayuran dicampur dengan bumbu yang dibuat dari udang krill, kecap asin, bawang putih, jahe dan bubuk cabai merah.
Sayuran yang paling umum dibuat kimchi adalah sawi putih dan lobak. Di zaman dulu, kimchi diucapkan sebagai chim-chae (Hangul
침채; Hanja沈菜) yang berarti "sayuran yang direndam."
Di Korea, kimchi selalu dihidangkan di waktu makan sebagai salah satu jenis banchan yang paling umum. Kimchi juga digunakan sebagai bumbu sewaktu memasak sup kimchi (kimchi jjigae), nasi goreng kimchi, dan berbagai masakan lain.

 8. Seolleongtang

Seolleongtang adalah jenis masakan Korea yang terbuat dari sup kaldu tulang sapi yang direbus dalam waktu lama. Pada masa Dinasti Joseon (1392-1910), pada upacara ritual Sangsin di bulan kedua kalender lunar, rajaakan melakukan penghormatan bagi Shennong di Seonnong dan untuk bersyukur atas panen yang berlimpah. Pada ritual itu raja mempersembahkan beras, jewawut dan hewan kurban seperti sapi dan babi. Setelah selesai melaksanakan ritual raja biasanya akan pergi ke jeokjeon, yakni kebun istana. Di jeokjeon raja akan memerintahkan juru masak istana untuk memasak bahan-bahan tersebut, yakni daging sapi untuk membuat sup, dan daging babi untuk membuat pyeonyuk

9. Kongnamul

Kongnamul, contoh masakan Korea, mengacu pada banchan yang dibumbui (lauk) yang terbuat dari kecambah kedelai, serta menjadi istilah untuk kecambah itu sendiri dalam bahasa Korea. Ini adalah salah satu banchan yang paling umum, serta bahan dasar bibimbap.

10. Bibimpap

Bibimbap adalah masakan Korea berupa semangkuk nasi putih dengan lauk di atasnya berupa sayur-sayuran, daging sapi, telur, dan saus pedas gochujang. Namanya secara harafiah berarti "nasi campur" yang berasal dari kata 비빔 (campur) dan  (nasi). Sebelum dimakan, nasi dan lauk diaduk menjadi satu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Visit Local Market

PASAR TRADISIONAL HARTACO Assalamu Alaikum:) Hallo Guysss!!seperti biasanya kali ini saya mengunjungi pasar sayuran yang ada di komple...